Menulis sambil nungguin hubby pulang nih…
Teringat tadi siang tiba-tiba murid saya bertanya “kaka, kaka dulu pingin jadi apa sih?.” Pertanyaan yang bikin saya aseli bengong *melongo
Gini nih kalau ditanya cita-cita saya jadi gatau harus jawab apa, bukan karena gak punya cita-cita, tapi karena justru cita-cita saya waktu kecil aneh sekali… saya inget banget waktu esde kepingin banget jadi ventriloquist, pasti diantara kawan-kawan tau apa itu ventriloquist kan?
Yup, betul banget ventriloquist itu orang yang memiliki kemampuan untuk mentransfer suaranya ke benda lain, seperti boneka. Yup, mentransfer kawan bukan sekedar mengisi suara! Wheeww… It’s AWSOME!!!
Aheeemm, saya dulu juga pingin banget jadi detektif. Asyik kan selidik sana sini.. ada kasus yang aneh bisa terpecahkan wiiuuuhhh kereeen…. Bahkan, gara-gara cita-cita aneh itu saya jadi kebawa berlagak seperti detektif kalau ada benda yang hilang atau semacamnya, bertanya penuh selidik “Kapan terakhir anda meletakkan benda itu?” “Kira-kira pukul berapa anda tiba di tempat ini?” 
Wehehee… cita-cita yang aneh…. Gak juga aaah, mungkin karena dari kecil saya terbiasa melahap cerita-cerita detektif yang imajinasinya bisa berasa beeeerminggu-minggu…. *hahaaayy serius nih saya
Gitu gitu gituuuh…






















hehe nice posting
cita-cita memang bisa saja berubah sewaktu-waktu seiring perkembangan dan wawasan serta pemikiran setiap orang, itu hal yang wajar. pada umumnya orang bercita-cita sesuai dengan pemikirannya pada saat itu
I didn’t even have a goal when I was a child. I just wanted to be a smart guy
nb: khusus bagi yang pengen jadi detektif, coba cari tau apa cita-cita seseorang melalui tulisan/postingan di blog-nya. Hayo…